RSS

Macam Maca Steroid

09 Jan

ANADROL (oxymetholone)
Biasa dipakai untuk bulking dan mendapatkan power kala latihan. Inilah jenis steroid terkuat yang pernah diciptakan manusia. Kenaikkan berat badan 4,5 Kg dalam 2 minggu adalah hal biasa, sesuatu yang mustahil bila dilakukan secara manual. Hanya cocok untuk mereka yang berhubungan dengan angkat beban saja, sedangkan atlet endurance seperti sprinter, balap sepeda dll jarang memakai anadrol.

ANAVAR (oxandrolone)
Bisa dipakai untuk segala keperluan. Dibandingkan dengan steroids lainnya anavar tergolong paling aman. Tidak menyebabkan aromatisasi dan bisa menyembuhkan luka. Mampu menurunkan nafsu makan (cocok buat yang diet), pemakaian tidak terbatas pada kalangan angkat beban saja tapi semua cabang olah raga. Mereka yang memakai umumnya dapat “power” kala latihan tanpa harus menaikkan berat badan. Syayangnya harganya cukup mahal dan sulit didapat di pasaran.

CLENBUTEROL
Identik dengan drug cutting, Efek yang paling dicari dari obat ini adalah thermogenic (naiknya suhu tubuh akibat membakar kalori lebih banyak dari biasanya termasuk pembakaran lemak). Dipakai oleh banyak macam atlet, biasa mereka pakai untuk memperjelas definisi otot dan meningkatkan kemampuan aerobic.

CYTOMEL (T3/liothyronine sodium)
Drug cutting ini mampu menaikkan metabolisme, otomatis kalori yang terbakar lebih banyak dari biasanya termasuk pembakaran lemak. Jika terlalu sering memakainya bisa mengakibatkan ketergantungan seumur hidup seperti yang dialami body bulider internasional Frank Zane.

DECA (nandrolone)
Umumnya “pemakai” obat2an jenis ini menggunakannya pada segala kondisi. Mampu merangsang androgen 3-4 kali lebih kuat dibandingkan testoterone dan 2,4 kali lebih anabolik dibandingkan testoterone. Punya efek pelumas persendian yang membuat latihan lebih “pain free”. Mampu meng up grade receptor androgene (dan ini…!!!) biasa dipakai bagi mereka yang badannya sudah terlanjur kebal karena keseringan memakai steroids.

DIANABOL (methandrostenolone/methandienone)
Banyak dipakai oleh binaragawan. Mereka rata2 ingin cepat besar dalam waktu singkat (instant). Sangat terkenal di kalangan pemakai steroids, mengingat panjangnya sejarah dianabol dan tercatat banyak nama besar yang memakai dianabol seperti Larry Scott (Mr. Olympia pertama), Frank Zane hingga Arnold Zwarzenegger. Memberikan efek “power” kala latihan walau tidak sebesar anadrol. Harganya sangat murah sehingga kerap dibagi-bagikan secara gratis antar sesama teman.

EQUIPOSE (boldenone)
Biasa digunakan untuk kuda dengan dosis normal 5 mg/ 2 kg, manusia yang memakai obat jenis ini biasanya mengunakannya dalam berbagai kondisi. Equipose mengkoreksi genetik metabolisme anda yang jelek, nafsu makan akan meningkat. Selain merangsang pelepasan hormon pertumbuhan, sama seperti deca steroids ini mampu meng-upgrade receptor androgen. Biasa digunakan oleh atlet dari segala cabang olah raga.

HALOTESTIN (fluoxymesterone)
Anadrol dan Halotestin punya efek samping yang nyaris sama bahayanya. Keduanya bukan jenis drugs yang boleh dilakukan sesuka hati. Pemakaiannya harus memakai perhitungan dan pertimbangan masak. Kapasitas anabolik halotestin sangat rendah jadi untuk mendapatkan massa otot, halotestin saja tidak mungkin. Walau berbahaya, halotestin tetap dicari-cari oleh mereka yang menganggap power adalah segalanya. Pemakainya dari segala jenis cabang olah raga tak hanya cabang binaraga karena dipercaya obat ini mampu meningkatkan kemampuan aerobik seseorang.

HGH/HUMAN GROWTH HORMONE (somatotrophine)
Inilah ambang tertinggi bagi para pemakai steroid, pertaruhan terbesar ada pada pemakaian HGH ini. HGH dipercaya oleh sebagian orang mampu untuk mengendalikan semua steroids yang ada dalam tubuh. Harganya relatif cukup mahal, pemakaian HGH selama setahun setara dengan harga mobil Toyota Camry. Umumnya mereka yang mencoba pakai HGH dengan dosis rendah dan dalam kurun waktu singkat tidak mendapatkan hasil apa2. HGH harus dipakai dengan dosis tinggi dan dalam kurun waktu lama. Jika disuntik pada area tertentu di tubuh maka kadar lemak di area tsb akan menurun. Dengan HGH anda bisa menjadi raksasa freak dengan kadar lemak rendah asalkan anda bersedia menghabiskan uang Rp 1-2 jt per harinya!!. Para binaragawan pro biasanya melakukan itu sepanjang tahun non-stop.

PRIMOBOLAN (methenolone)
Sangat terkenal dan populer sama halnya dengan deca. Versi injeksinya mempunyai sifat acting lebih lama dibandingkan versi tablet. Versi tablet ini biasa dipakai oleh mereka yang mengaku natural atau ikut kompetisi binaraga natural karena sifatnya yang short acting membuatnya mudah lolos “drug test”. Kalaupun tertangkap basah dengan mudah atlet menggugat balik panitia dengan beralasan banyak daging sapi yang digemukkan dengan steroids ini (bayangin buat ngegemukkin sapi dipake buat orang) dan kebetulan dikonsumsi oleh sang atlet.

TRENBOLONE
Harus disuntikkan tiap 2-3 hari sekali. Dari segi kualitas dan banyaknya massa otot yang bisa dibentuk, menurut kalangan tertentu steroids ini merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya. Hasil ototnya mayoritas permanen tak heran banyak binaragawan pro yang rela menyuntikkan trenbolone nyaris tiap hari, menahan rasa sakit dan menerima resiko pembengkakan. Trenbolone 3-4 kali lebih anabolic dibandingkan testoterone, biasa dipakai untuk menggemukkan hewan potong untuk diambil dagingnya. Bahkan dengan kualitas makanan yang tak terlalu bagus sekalipun, bisa didapatkan massa otot yang besar dan berkualitas. Bisa jadi bule tinggi besar karena sering makan daging sapi yang disuntik sama trenbolone hehehehe…

TESTOTERONE
Testoterone adalah androgen utama pria dan paling fundamental. Ada banyak macam testoterone (artifisial bukan hasil dari dalam tubuh), mulai dari cypionate, enanthate, propionate, suspension hingga sustanon. Dianggap sebagai steroids bulking terbaik secara umum. Cypionate adalah long acting yang bertahan selama 3 minggu di dalam tubuh (mencapai tingkat tertinggi 24-48 jam), disuntikkan 1 minggu sekali. Enanthate lebih bagus dari cypionate karena kandungan testoterone yang bisa dipakai dalam tubuh lebih banyak. Menurut cerita pengalaman pemakai dan ahli medis yang anti dengan penggunaan obat2an ini, pemakaian testoterone artifisial dalam waktu lama dan tidak dikontrol secara baik oleh tenaga medis banyak kasus atlet binaragawati tumbuh jakun di lehernya, tumbuh bulu pada dadanya, suaranya membesar seperti laki2 dan tumbuh kumis tipis.

WINSTROL (stanozolol)
Steroid ini terkenal sejak Ben Johnson sprinter Kanada peraih medali emas lari 100m di olimpiade 1988. Shawn Ray juga pernah ketahuan memakai winstrol pada Arnold Classic 1990, walau ia keluar menjadi pemenang. Mampu memberi efek “power” saat latihan walau tidak sebagus dianabol. Libido meningkat selama memakainya. Obat ini berbentuk 2 macam, injeksi dan tablet. Jika disuntikkan maka harus dilakukan setiap beberapa hari sekali dan sangat menyakitkan (catatan: semua steroids yang disuntikkan ke tubuh melalui jaringan bawah kulit sangatlah menyakitkan dan cukup memakan waktu lama untuk menahan rasa sakit tsb, hal ini diakui oleh salah seorang mantan atlet binaraga nasional yang pernah mencoba menggunakan steroids suntik tsb dan gue pernah lihat sendiri efek kesakitan tsb dan cukup mengerikan lah, alasannya “no pain no gain” but useless menurut gue)., biasanya untuk atlet non binaraga lebih memilih yang versi tablet untuk mengambil efek powernya (dan ini yang sempat diperkarakan oleh panitia tour de franc saat Lance Armstrong saat test dopping ga lolos tapi nyatanya kok ya beritnya ga jadi gede, hebat dah Amrik).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 9, 2012 in Fitness

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: