RSS

Jadwal Penggunaan Suplemen

18 Nov

Whey Protein :
Sebagai suplemen terbesar dalam dunia binaraga,  whey merupakan suplemen terpenting dalam program apapun. Mudah dicerna, mudah dibawa-bawa, dan efektif, whey menjadi suplemen wajib bagi siapa pun yang ingin memperbesar otot dan mengikis lemak tubuh Suplemen ini berfungsi sebagai fondasi dalam program ini.

20-40 gram sebelum aktivitas di pagi hari :
Pagi hari, setelah berpuasa selama delapan jam, mengonsumsi shake tubuh dapat membuat tubuh terhindar dari kondisi katabolik sehingga pertumbuhan otot tetap berjalan dengan baik.

20-40 gram sebelum latihan :
Sebelum berlatih, pastikan aliran protein dalam darah tercukupi sehingga pembentukan otot dapat berjalan sedini mungkin.

40 gram sesudah latihan :
Lakukan kurang dari 30 menit sesudah latihan bersama beberapa suplemen lain untuk meningkatkan insulin yang dapat menstimulasi sintesis protein dengan mendorong asam amino dan glukosa dalam otot.
Creatine :
Suplemen efektif lain adalah creatine. Ketika berubah menjadi creatine phosphate dalam otot, suplemen ini akan memproduksi energi selama kontraksi otot dalam latihan. Selai itu, creatine akan memaksa air masuk dalam sel otot sehingga terciptalah kondisi anabolik yang akan meningkatkan sintesa protein.

5 gram sebelum latihan :
Konsumsi karbohidrat kompleks dalam jumlah cukup dan 20 gram whey protein pada waktu ini akan menjamin kebutuhan cratine tercukupi.

5 gram setelah latihan :
30 Menit setelah latihan, gabungan creatine dan 40 gram whey protein, serta 80 gram karbohidrat sederhana dapat mempercepat pertumbuhan otot. Setelah berlatih, otot akan sangat membutuhkan nutrisi. Respon insulin dari karbohidrat sederhana dapat membawa creatine langsung ke dalam otot.

Casein Protein :
Satu lagi sumber protein yang tepat: casein. Jenis protein ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga pelepasannya ke dalam jaringan darah akan berlangsung dalam ritme yang stabil dan memberi makanan otot lebih lama. Sementara whey berguna untuk penyerapan yang cepat, casein dibutuhkan ketika Anda ingin protein bertahan lama, seperti pada jeda waktu makan.

20-40 gram setelah latihan :
Konsumsi bersama suplemen pasca-latihan lain. Casein akan berguna ketika whey telah habis tercerna dan otot masih membutuhkan asam amino untuk penyembuhan. Dengan demikian, Anda dapat terus merasa kenyang hingga waktu makan.

20-40 gram pada tengah malam :
Karena sulit dicerna, Anda dapat memperoleh keuntungan ketika mengunsumsinya tengah malam. Ini akan memastikan tubuh memperoleh protein yang diperlukan.
Glutamine :
Glutamine merupakan suplemen jangka panjang. Meskipun tidak seefektif dan seterkenal creatine, suplemen ini memiliki banyak keuntungan tersembunyi. Sebagai suplemen dengan kandungan asam amino berlimpah, glutamine membantu penyebuhan jaringan otot dengan meningkatkan kadar glikogen sehabis latihan. Dengan demikian, suplemen ini mendukung hormon pertumbuhan yang sudah dalam tingkatan normal dan mempertahankan fungsi daya tahan tubuh sehingga Anda dapat sehat selalu.

Suplemen ini juga dapat menunda kelelahan selama latihan sehingga Anda dapat memaksimalkan intensitas hingga batas akhir dalam jangka waktu yang lebih lama.

7-10 gram sebelum beraktivitas di pagi hari :
Konsumsi bersama whey shake yang telah disebutkan di atas. Kegunaannya pun tidak jauh berbeda.

7-10 gram sebelum latihan :
Ini dapat membantu Anda berlatih lebih lama dan intesif.

7-10 gram setelah latihan :
Glutamine setelah latihan dapat meningkatkan penyerapan glycogen dan mempercepat menyembuhan jaringan otot.

7-10 gram 30-60 menit sebelum tidur :
Ini dapat melindungi otot yang sudah terbentuk agar massanya tidak berkurang karena terhentinya asupan nutrisi ketika istirahat di malam hari.

Branched-Chain Amino Acids :
BCAA, leucine, isoleucine, dan  valine merupakan bahan bakar ketika latihan intensif, sehingga tubuh tidak mengambil energi dari massa otot. Pada kesempatan lain BCAA membantu stimulasi sintesa protein dan menjaga hormon katabolik.

5-10 gram sebelum beraktivitas di pagi hari :
BCAA pada pagi hari merupakan senjata lain untuk melindungi tubuh dari efek katabolik setelah tubuh berpuasa pada malam hingga pagi hari

5-10 gram sebelum latihan :
Mengonsumsi BCAA sebelum latihan dapat mengisi bahan bakar tubuh dengan energi, menjaga jaringan otot, dan mempertahankan kondisi anabolik untuk pertumbuhan.

5-10 gram setelah latihan :
Ini akan melengkapi sintesa protein untuk pertumbuhan otot yang maksimal.
Arginine :
Suplemen ini siap diubah dalam bentuk  Nitric Oxide (NO) dalam tubuh. Suplemen super ini memungkinkan aliran darah yang lebih baik ke dalam jaringan otot dengan memperbesar pembuluh darah sehingga nutrisi seperti asam amino, glukosa, dan hormon dapat terserap lebih mudah. Pengangkutan air dalam sel otot juga lebih lancar dehingga sintesa protein akan meningkat atau sama dengan pertumbuhan otot semakin besar.

3-5 gram sebelum beraktivitas di pagi hari :
Pada waktu ini, suplemen akan mempermudah transportasi nutrisi atau suplemen lain dalam pembuluh darah.

3-5 gram sebelum latihan :
Secara alami, ini akan meningkatkan hormon pertumbuhan sebelum berlatih.

3-5 gram 30-60 menit sebelum tidur :
Pada saat ini arginine akan meningkatkan hormon pertumbuhan dan memperbesar efek yang diakibatkannya.
Tribulus Terrestris :
Supelemen ini akan meningkatkan fungsi hormon, dan juga membatu respon syaraf sehingga kekuatan ketika berlatih akan meningkat.

250-500 mg sebelum latihan :
Dapatkan peningkatan testosteron sebelum pergi ke gym.

ZMA :
Kombinasi zat besi magnesium plus  vitamin B6 telah terbukti mendukung IGF-1 dan tingkat testosteron. Zat besi membawa keuntungan penyembuhan otot dan magnesium akan menenangkan sistem syaraf sehingga tubuh dapat beristirahat lebih baik sehingga meningkatkan kesempatan untuk tumbuh.

30-60 menit sebelum tidur di malam hari :
30 mg zat besi, 450 mg magnesium, dan 11 mg B6.

Antioksidant :
Antioksidan memiliki kemampuan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas yang terbentuk karena stres dan latihan intensif. Konsumsi suplemen vitamin C dan vitamin E baik untuk melindungi tubuh dari kesrusakan akibat radikal bebas dan manjaga tubuh pada kondisi anabolik.

1000 mg Vitamin C ketika makan setelah berlatih :
Vitamin C akan menjaga kesehatan sendi dan daya tahan tubuh.

400 UI Vitamin E ketika makan setelah berlatih :
Vitamin E akan membatu penyembuhan sel. Antioksidan ini juga penting bagi kesehatan kulit, kuku, dan rambut.

==========================================================================================
JADWAL KONSUMSI SUPLEMEN UNTUK PERTUMBUHAN OTOT

Sebelum Beraktivitas di Pagi Hari
20-40 g  whey protein
3-5 g  arginine
7-10 g  glutamine
5-10 g BCAA

Whey Siang Hari
20-40 g  Casein
20-40 g Whey Protein Shake

Sebelum Latihan
20-40 g  whey protein
3-5 g  arginine
7-10 g  glutamine
5 g  creatine
5-10 g BCAA
250-500 mg  Tribulus Terrestris

Setelah Latihan
20-40 g  carbs
20-40 g  whey protein
20 g  protein
7-10 g glutamine
5 g  creatine
5-10 g BCAA

Makan Malam
1000 mg  vitamin C
400 IU  vitamin E

30-60 Menit Sebelum Tidur Malam Hari
20-40 g  casein protein
3-5 g  arginine
7-10 g  glutamine
30 mg  zinc
450 mg magnesium
11 mg  B6

Tengah Malam
20-40 g casein protein

Sumber :

http://www.absindonesia.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 18, 2011 in Fitness

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: