RSS

Mengenal Kandungan Suplemen

20 Sep

PROTEIN

Whey Protein :

  • Whey Protein Concentrate :  mengandung kadar protein hingga 70-80% dengan kandungan laktosa dan lemak yang rendah.
  • Whey Protein isolate : memiliki kandungan protein yang sangat tinggi (>90%) dengan kadar laktosa yang sangat rendah dan hampir bebas lemak.
  • Hydrolyzed Whey Protein : whey yang telah dipecah menjadi bagian-bagian kecil asam amino (peptide) yang menggunakan enzim tertentu. Karena telah dipecah menjadi bagian-bagian kecil, hydrolyzed whey diserap dengan sangat cepat oleh tubuh. Dibuktikan bahwa kombinasi hydrolyzed whey dengan dekstrosa (karbohidrat sederhana) setelah latihan beban  meningkatkan sekresi insulin dan retensi nitrogen yang jauh lebih tinggi daripada hanya mengkonsumsi protein komplek atau hanya karbohidrat sederhana saja. Retensi nitrogen yang lebih tinggi membantu pemulihan dan peningkatan masa otot yang lebih cepat.

 

Casein Protein : saudara kembar whey protein, merupakan protein lambat cerna dan menghasilkan suplai  protein sedikit tetapi konstan dalam waktu lama.
Waktu konsumsi: malam hari sebelum tidur
Baik untuk: yang ingin menaikkan berat badan atau membentuk otot

 

Amino : merupakan protein langsung diserap tanpa diproses oleh tubuh
Waktu konsumsi: 30 setelah mulai latihan.
Baik untuk: yang ingin menaikkan berat badan atau membentuk otot

 

BCAA (Branched Chain Amino Acid) : untuk pemulihan dan mencegah kerusakan otot, sehingga membuat tubuh Anda selalu anabolik (membentuk otot). BCAA mengandung asam amino Leucine, Isoleucine, dan Valine yang berguna untuk perbaikan otot


Glutamin : ketika melakukan latihan, maka glutamin yang tersimpan dalam otot anda akan terkuras habis dan perlu segera diisi kembali agar otot dapat berkembang

=======================================================================================

GAINER

Creatine : menarik air untuk masuk dalam sel otot, tetapi bukan untuk membuatnya terlihat basah. Creatine bisa mendaur ulang energi ATP dalam sel otot sehingga bisa menambahkan tenaga lebih.
Waktu konsumsi: berguna saat digunakan sebelum dan sesudah latihan.
Baik untuk: yang ingin menaikkan berat badan atau membentuk otot

Weight Gainer : merupakan perpaduan dari protein dan karbohidrat. Karbohidrat tingkat tinggi berlaku sebagai pencegah bisa membantu mereka yang kurus dan biasanya membakar banyak kalori agar tidak sampai membakar otot mereka. Dan protein berlaku sebagai pembangun untuk suplai penambahan otot.
Waktu konsumsi: sebelum dan setelah latihan serta saat sebelum tidur.
Baik untuk: mereka yang ingin menambah berat badan

=========================================================================================

FAT BURNER

Fat Burner : Pembakar lemak ini umumnya terdiri dari ekstrak biji guarana dan bitter orange yang mempunyai potensi membakar lemak dalam jumlah banyak. Tentunya lemak yang dibakar akan menjadi energi dan biasanya bisa anda gunakan energi itu untuk
Waktu konsumsi: Sebaiknya diminum paling lambat siang hari karena energi yang dihasilkan bisa membuat anda tidak tidur saat malam hari jika dikonsumsi sore atau malamnya.
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan

Fat Blocker : berguna untuk mencegah lemak diserap tubuh anda.
Waktu konsumsi: 15-30 menit sebelum makan makanan berlemak
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk otot yang kering

Carbohydrate Blocker : Lemak yang menumpuk pada tubuh biasanya merupakan kerja sama dari lemak dan karbohidrat yang masuk melalui makanan. Ketika karbohidrat masuk dan dicerna, maka akan diproduksi insulin. Insulin ini yang menjadi transportasi bagi lemak untuk dibawa ke seluruh tubuh. Karena itu carbohydrate blocker sangat bagus untuk mencegah terlalu banyaknya karbohidrat yang masuk dalam tubuh.
Waktu konsumsi: 15 menit sebelum makan
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk otot kering

L-Carnitine: Jenis lipotropik yang diproduksi oleh tubuh. L-Carnitine merupakan hasil produksi dalam tubuh yang berfungsi untuk membawa lemak ke dalam mitokondria (dalam sel otot) untuk menjadi energi. Karena itu tambahan konsumsi l-carnitine akan memacu tubuh untuk membawa lebih banyak lemak ke otot sehingga terjadi pengurangan lemak dan penambahan energi.
Waktu konsumsi: sebelum latihan
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk otot kering

========================================================================================

VITAMIN

Vitamin A (Retinol)

Fungsi: Membantu pertahanan jaringan tubuh, serta jaringan kulit dan rambut yang sehat. Membantu fungsi mata ketika melihat dalam temaram. Penting dalam mendukung pertumbuhan dan fungsi reproduksi yang optimal. (Sumber: hati, jeruk, wortel, brokoli, bayam, ubi kayu, keju, susu)

Rekomendasi dosis harian: 1000 mcg.

Vitamin D3 (Cholecalciferol)

Fungsi: Membantu mengatur metabolisme kalsium dan penyerapannya ke dalam tulang. Disebut pula sebagai “sunshine vitamin” karena terproses secara optimal pada saat kulit manusia terkena sinar ultraviolet matahari. (Sumber: produk-produk susu yang diperkaya vitamin D, ikan tuna, salmon, dan minyak ikan cod)

Rekomendasi dosis harian: 10 mcg.

Vitamin E (D-Alpha-Tocopherol)

Fungsi: Sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh. (Sumber: minyak sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, gandum, dan sayur hijau)

Rekomendasi dosis harian: 10 mcg

Vitamin K (Phylloqinose)

Fungsi: Perlu untuk membantu menjaga tingkat kekentalan darah normal. (Sumber: sayur mayur berwarna hijau gelap)

Rekomendasi dosis harian: 80 mcg.

Vitamin B1 (Thiamin)

Fungsi: Membantu pelepasan energi dari karbohidrat pada proses metabolisme. Penting bagi kesehatan syaraf dan otot termasuk jantung. Membantu mencegah rasa capek. (Sumber: gandum, kedelai, biji bunga matahari, kacang-kacangan)

Rekomendasi dosis harian: 1,5 mg.

Vitamin B2 (Riboflavin)

Fungsi: Membantu tubuh dalam proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein menjadi sumber energi. Sebagai antioksidan, riboflavin melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Membantu fungsi penglihatan yang optimal, serta kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Penting juga untuk pertumbuhan sel-sel secara normal.(Sumber: hati, daging ayam, ragi, ikan, kedelai, kacang-kacangan, biji bunga matahari, keju, telur, yogurt, susu, gandum, sayur hijau, rumput laut)

Rekomendasi dosis harian: 1,7 mg.

Vitamin B3 (Niacin, Nicotinamide)

Fungsi: Membantu proses metabolisme energi. Penting untuk kesehatan kulit dan jaringan pencernaan.(Sumber: hati, ayam, ikan, kacang-kacangan, ragi, kedelai, buah-buahan, sayur hijau, gandum, susu, telur)

Rekomendasi dosis harian: 19 mg.

Vitamin B5 (Pantothenic Acid)

Fungsi: Sebagai bagian aktif dari coenzyme A yang berperan penting dalam produksi dan penggunaan energi. Membantu kelenjar adrenal untuk meningkatkan produksi hormone yang menghambat tingkat stres. Juga penting untuk kesehatan kulit dan syaraf. (Sumber: Kacang-kacangan, kedelai, biji-bijian, sayuran berwarna hijau gelap, daging ayam, buah-buahan, susu, dan royal jelly)

Rekomendasi dosis harian: 6 mg.

Vitamin B6 (Pyridoxine)

Fungsi: Membantu protein membentuk jaringan otot dan proses metabolisme lemak. Memfasilitasi pelepasan glikogen dari hati dan otot. Membantu proses produksi sel darah merah dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. (Sumber: Biji bunga matahari, kedelai, daging ayam, hati, telur, kacang-kacangan, sayur hijau, pisang, dan buah-buahan lainnya)

Rekomendasi dosis harian: 2 mg.

Vitamin B12 (Cyanocobalamin)

Fungsi: Penting dalam pembentukan sel darah merah. Menstimulasi pertumbuhan pada anak. Membantu kinerja fungsi sistem syaraf serta proses metabolisme protein dan lemak dalam tubuh. (Sumber: Protein hewani seperti daging, ikan, kerang, ayam, juga susu, yogurt, dan telur)

Rekomendasi dosis harian: 2 mcg.

Biotin

Fungsi: membantu proses metabolisme energi. (Sumber: kuning telur, hati, ikan sarden, tepung kedelai)

Rekomendasi dosis harian: 30 – 100 mcg.

Folat (Folic Acid)

Fungsi: Membantu pembentukan sel darah merah. Membantu pencernaan dan penggunaan protein. Sangat penting pada masa kehamilan dalam pembentukan sel-sel janin. Dalam bentuk aktifnya, folat menstabilkan protein, nucleic acids, dan sel-sel tubuh, serta mendukung kinerja fungsi otak. (Sumber: sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kacangan, kedelai, produk-produk gandum, buah-buahan, hati, dan kuning telur)

Rekomendasi dosis harian: 200 mcg.

Vitamin C (Ascorbic Acid)

Fungsi: Sangat penting bagi optimasi jaringan konektif yang ada pada kulit, tulang rawan, tulang, dan gigi. Membantu proses penyembuhan luka. Merupakan antioksidan yang ampuh. Merangsang sistem kekebalan tubuh. Dan membantu penyerapan mineral besi. (Sumber: buah-buahan yang memiliki rasa asam (citrus), beri, melon, sayuran berwarna hijau gelap, tomat, kentang)

Rekomendasi dosis harian: 60 hingga 1000 mg disesuaikan tingkat intensitas stres dan kegiatan fisik masing-masing individu.

=====================================================================================

MINERAL

Zinc

Magnesium

Sumber:

http://www.akubugar.com

http://www.absindonesia.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 20, 2011 in Fitness

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: