RSS

Arsip Bulanan: September 2011

Mengenal Kandungan Suplemen

PROTEIN

Whey Protein :

  • Whey Protein Concentrate :  mengandung kadar protein hingga 70-80% dengan kandungan laktosa dan lemak yang rendah.
  • Whey Protein isolate : memiliki kandungan protein yang sangat tinggi (>90%) dengan kadar laktosa yang sangat rendah dan hampir bebas lemak.
  • Hydrolyzed Whey Protein : whey yang telah dipecah menjadi bagian-bagian kecil asam amino (peptide) yang menggunakan enzim tertentu. Karena telah dipecah menjadi bagian-bagian kecil, hydrolyzed whey diserap dengan sangat cepat oleh tubuh. Dibuktikan bahwa kombinasi hydrolyzed whey dengan dekstrosa (karbohidrat sederhana) setelah latihan beban  meningkatkan sekresi insulin dan retensi nitrogen yang jauh lebih tinggi daripada hanya mengkonsumsi protein komplek atau hanya karbohidrat sederhana saja. Retensi nitrogen yang lebih tinggi membantu pemulihan dan peningkatan masa otot yang lebih cepat.

 

Casein Protein : saudara kembar whey protein, merupakan protein lambat cerna dan menghasilkan suplai  protein sedikit tetapi konstan dalam waktu lama.
Waktu konsumsi: malam hari sebelum tidur
Baik untuk: yang ingin menaikkan berat badan atau membentuk otot

 

Amino : merupakan protein langsung diserap tanpa diproses oleh tubuh
Waktu konsumsi: 30 setelah mulai latihan.
Baik untuk: yang ingin menaikkan berat badan atau membentuk otot

 

BCAA (Branched Chain Amino Acid) : untuk pemulihan dan mencegah kerusakan otot, sehingga membuat tubuh Anda selalu anabolik (membentuk otot). BCAA mengandung asam amino Leucine, Isoleucine, dan Valine yang berguna untuk perbaikan otot


Glutamin : ketika melakukan latihan, maka glutamin yang tersimpan dalam otot anda akan terkuras habis dan perlu segera diisi kembali agar otot dapat berkembang

=======================================================================================

GAINER

Creatine : menarik air untuk masuk dalam sel otot, tetapi bukan untuk membuatnya terlihat basah. Creatine bisa mendaur ulang energi ATP dalam sel otot sehingga bisa menambahkan tenaga lebih.
Waktu konsumsi: berguna saat digunakan sebelum dan sesudah latihan.
Baik untuk: yang ingin menaikkan berat badan atau membentuk otot

Weight Gainer : merupakan perpaduan dari protein dan karbohidrat. Karbohidrat tingkat tinggi berlaku sebagai pencegah bisa membantu mereka yang kurus dan biasanya membakar banyak kalori agar tidak sampai membakar otot mereka. Dan protein berlaku sebagai pembangun untuk suplai penambahan otot.
Waktu konsumsi: sebelum dan setelah latihan serta saat sebelum tidur.
Baik untuk: mereka yang ingin menambah berat badan

=========================================================================================

FAT BURNER

Fat Burner : Pembakar lemak ini umumnya terdiri dari ekstrak biji guarana dan bitter orange yang mempunyai potensi membakar lemak dalam jumlah banyak. Tentunya lemak yang dibakar akan menjadi energi dan biasanya bisa anda gunakan energi itu untuk
Waktu konsumsi: Sebaiknya diminum paling lambat siang hari karena energi yang dihasilkan bisa membuat anda tidak tidur saat malam hari jika dikonsumsi sore atau malamnya.
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan

Fat Blocker : berguna untuk mencegah lemak diserap tubuh anda.
Waktu konsumsi: 15-30 menit sebelum makan makanan berlemak
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk otot yang kering

Carbohydrate Blocker : Lemak yang menumpuk pada tubuh biasanya merupakan kerja sama dari lemak dan karbohidrat yang masuk melalui makanan. Ketika karbohidrat masuk dan dicerna, maka akan diproduksi insulin. Insulin ini yang menjadi transportasi bagi lemak untuk dibawa ke seluruh tubuh. Karena itu carbohydrate blocker sangat bagus untuk mencegah terlalu banyaknya karbohidrat yang masuk dalam tubuh.
Waktu konsumsi: 15 menit sebelum makan
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk otot kering

L-Carnitine: Jenis lipotropik yang diproduksi oleh tubuh. L-Carnitine merupakan hasil produksi dalam tubuh yang berfungsi untuk membawa lemak ke dalam mitokondria (dalam sel otot) untuk menjadi energi. Karena itu tambahan konsumsi l-carnitine akan memacu tubuh untuk membawa lebih banyak lemak ke otot sehingga terjadi pengurangan lemak dan penambahan energi.
Waktu konsumsi: sebelum latihan
Baik untuk: yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk otot kering

========================================================================================

VITAMIN

Vitamin A (Retinol)

Fungsi: Membantu pertahanan jaringan tubuh, serta jaringan kulit dan rambut yang sehat. Membantu fungsi mata ketika melihat dalam temaram. Penting dalam mendukung pertumbuhan dan fungsi reproduksi yang optimal. (Sumber: hati, jeruk, wortel, brokoli, bayam, ubi kayu, keju, susu)

Rekomendasi dosis harian: 1000 mcg.

Vitamin D3 (Cholecalciferol)

Fungsi: Membantu mengatur metabolisme kalsium dan penyerapannya ke dalam tulang. Disebut pula sebagai “sunshine vitamin” karena terproses secara optimal pada saat kulit manusia terkena sinar ultraviolet matahari. (Sumber: produk-produk susu yang diperkaya vitamin D, ikan tuna, salmon, dan minyak ikan cod)

Rekomendasi dosis harian: 10 mcg.

Vitamin E (D-Alpha-Tocopherol)

Fungsi: Sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh. (Sumber: minyak sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, gandum, dan sayur hijau)

Rekomendasi dosis harian: 10 mcg

Vitamin K (Phylloqinose)

Fungsi: Perlu untuk membantu menjaga tingkat kekentalan darah normal. (Sumber: sayur mayur berwarna hijau gelap)

Rekomendasi dosis harian: 80 mcg.

Vitamin B1 (Thiamin)

Fungsi: Membantu pelepasan energi dari karbohidrat pada proses metabolisme. Penting bagi kesehatan syaraf dan otot termasuk jantung. Membantu mencegah rasa capek. (Sumber: gandum, kedelai, biji bunga matahari, kacang-kacangan)

Rekomendasi dosis harian: 1,5 mg.

Vitamin B2 (Riboflavin)

Fungsi: Membantu tubuh dalam proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein menjadi sumber energi. Sebagai antioksidan, riboflavin melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Membantu fungsi penglihatan yang optimal, serta kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Penting juga untuk pertumbuhan sel-sel secara normal.(Sumber: hati, daging ayam, ragi, ikan, kedelai, kacang-kacangan, biji bunga matahari, keju, telur, yogurt, susu, gandum, sayur hijau, rumput laut)

Rekomendasi dosis harian: 1,7 mg.

Vitamin B3 (Niacin, Nicotinamide)

Fungsi: Membantu proses metabolisme energi. Penting untuk kesehatan kulit dan jaringan pencernaan.(Sumber: hati, ayam, ikan, kacang-kacangan, ragi, kedelai, buah-buahan, sayur hijau, gandum, susu, telur)

Rekomendasi dosis harian: 19 mg.

Vitamin B5 (Pantothenic Acid)

Fungsi: Sebagai bagian aktif dari coenzyme A yang berperan penting dalam produksi dan penggunaan energi. Membantu kelenjar adrenal untuk meningkatkan produksi hormone yang menghambat tingkat stres. Juga penting untuk kesehatan kulit dan syaraf. (Sumber: Kacang-kacangan, kedelai, biji-bijian, sayuran berwarna hijau gelap, daging ayam, buah-buahan, susu, dan royal jelly)

Rekomendasi dosis harian: 6 mg.

Vitamin B6 (Pyridoxine)

Fungsi: Membantu protein membentuk jaringan otot dan proses metabolisme lemak. Memfasilitasi pelepasan glikogen dari hati dan otot. Membantu proses produksi sel darah merah dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. (Sumber: Biji bunga matahari, kedelai, daging ayam, hati, telur, kacang-kacangan, sayur hijau, pisang, dan buah-buahan lainnya)

Rekomendasi dosis harian: 2 mg.

Vitamin B12 (Cyanocobalamin)

Fungsi: Penting dalam pembentukan sel darah merah. Menstimulasi pertumbuhan pada anak. Membantu kinerja fungsi sistem syaraf serta proses metabolisme protein dan lemak dalam tubuh. (Sumber: Protein hewani seperti daging, ikan, kerang, ayam, juga susu, yogurt, dan telur)

Rekomendasi dosis harian: 2 mcg.

Biotin

Fungsi: membantu proses metabolisme energi. (Sumber: kuning telur, hati, ikan sarden, tepung kedelai)

Rekomendasi dosis harian: 30 – 100 mcg.

Folat (Folic Acid)

Fungsi: Membantu pembentukan sel darah merah. Membantu pencernaan dan penggunaan protein. Sangat penting pada masa kehamilan dalam pembentukan sel-sel janin. Dalam bentuk aktifnya, folat menstabilkan protein, nucleic acids, dan sel-sel tubuh, serta mendukung kinerja fungsi otak. (Sumber: sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kacangan, kedelai, produk-produk gandum, buah-buahan, hati, dan kuning telur)

Rekomendasi dosis harian: 200 mcg.

Vitamin C (Ascorbic Acid)

Fungsi: Sangat penting bagi optimasi jaringan konektif yang ada pada kulit, tulang rawan, tulang, dan gigi. Membantu proses penyembuhan luka. Merupakan antioksidan yang ampuh. Merangsang sistem kekebalan tubuh. Dan membantu penyerapan mineral besi. (Sumber: buah-buahan yang memiliki rasa asam (citrus), beri, melon, sayuran berwarna hijau gelap, tomat, kentang)

Rekomendasi dosis harian: 60 hingga 1000 mg disesuaikan tingkat intensitas stres dan kegiatan fisik masing-masing individu.

=====================================================================================

MINERAL

Zinc

Magnesium

Sumber:

http://www.akubugar.com

http://www.absindonesia.com

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 20, 2011 in Fitness

 

Nutrisi Cepat & Nutrisi Lambat Serap

Strategi untuk bisa membentuk tubuh sebenarnya bukan sekedar makan sebanyak-banyaknya atau makan sesedikit-dikitnya. Tapi pengaturan pola makan sangat penting dan kita juga perlu tahu tentang kecepatan penyerapan nutrisi agar bisa memperoleh hasil yang optimal.


Bangun Tidur:

pada saat ini tubuh sudah sangat kekurangan karbohidrat dan protein. Karena itu jalan yang ditempuh oleh tubuh adalah mengonsumsi otot yang lebih cepat dipecah.
Pencegahan: Untuk mencegah hal ini diperlukan nutrisi yang cepat dalam penyerapannya agar tubuh bisa segera mendapatkan makanan. Karbohidrat cepat serap seperti gula atau madu (dalam jumlah terbatas) akan membantu pemenuhan kebutuhan. Selain itu protein sederhana seperti amino akan sangat membantu pada saat pagi hari.

 
Sebelum Latihan:

Saat sebelum latihan, tubuh harus memiliki cadangan glikogen yang cukup besar (terutama bagi yang kurus) dan persediaan protein untuk latihan.
Pada saat ini, karbohidrat sederhana yang cepat serap dan protein yang lebih lambat penyerapannya dibutuhkan. Karena itu konsumsi karbohidrat sederhana seperti air gula atau minuman yang manis, atau juga sekaligus susu protein whey yang menyediakan karbohidrat dan protein sekaligus.

 
Pada Saat Latihan:

Umumnya dengan latihan yang cukup berat, hingga pertengahan latihan tubuh akan mulai kekurangan glikogen atau gula darah. Pada saat tersebut, bagi yang gemuk akan mulai penggunaan lemak sehingga sangat bagus untuk menurunkan berat badan. Tetapi bagi yang kurus dan memiliki cadangan lemak sedikit, perlu untuk mengonsumsi minuman yang manis. Tetapi yang pasti kebutuhan protein masih tetap dibutuhkan bagi kedua tipe tubuh. Konsumsi protein yang cepat serap seperti amino untuk tetap memasok otot anda dengan amino agar otot tidak terpecah.

 

 

Tidur:

Pada saat tidur :tubuh akan memulai perbaikan disana-sini dan pertumbuhan otot juga banyak terjadi pada saat ini. Karena itu bagi yang ingin menjadi lebih besar, perlu sangat memperhatikan pasokan bahan baku untuk pertumbuhan otot ini, yaitu protein. Tetapi karena proses ini berlangsung lama, sekitar 8 jam saat tidur, maka perlu protein yang lambat serap sehingga selama 8 jam berturut-turut masih tetap ada protein yang mengalir ke otot anda (karena tidak mungkin khan anda bangun tiap jam hanya untuk makan atau minum protein). Pilih protein lambat serap seperti kasein yang bisa memberikan cadangan protein dalam waktu lama.

Sumber: http://www.akubugar.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 20, 2011 in Fitness

 

Permainan Balita 0-1 Tahun

PERMAINAN-PERMAINAN UNTUK BALITA USIA 0-6 BULAN

1.    Pada saat-saat mandi.
Sebelum anda memandikan si kecil cobalah bermain-bermain dulu sejenak dengan si kecil yang sudah lepas pakaiannya, dengan cara meneteskan sedikit air dingin ke punggungnya, sambil berkata bahwa itu “dingin”, kemudian ganti dengan air hangat, teteskan pada punggung si kecil samil berkata “hangat”. Saat-saat mandi dan bermain air adalah saat yang cukup menyenangkan bagi si kecil, biarkan dia merasakan kecipak-kecipak air yang kita mainkan, sambil tak lupa bersenandung.
Tuang-tuangkanlah air ke bagian-bagian tubunhnya dengan riang dan jenaka, sambil terus mengatakannya, “lihat airnya megalir dari atas ke bawah,.. byuuur….”,
Ini kepala,.. byuuuur,.. air diguyurkan kekepalanya.
Ini tangan,.. byuuur air diguyurkan ke tangannya,.. dst

2.    Pasanglah hiasan/mainan yang digantung diatas bayi, jenis benda yang bisa digantung bisa berbagai macam benda yang tidak berbahaya dan mempunyai warna yang mencolok, seperti merah, kuning, hijau , biru.

3.     Benda yang digantung bisa berupa origami buatan sendiri dalam berbagai bentuk, seperti burung, bola, perahu dsb, akan lebih baik bila disertai dengan bunyi-bunyi lembut.

4.     Koordinasi tangan dan mata
Buatlah bola kaus kaki dari kaus kaki bekas yang berwarna cerah. Terlentangkan si kecil dan taruh bola tersebut di perutnya, gulirkan ke arah atas melewati dada dan lehernya. Perhatikan mata dan tangnnya. Apakah ia berusaha menggapai bola tersebut atau hanya matanya memperhatikan gerakan tersebut? Bersabarlah, si kecil akan merespon bila dia merasa siap. Mengobrollah dengannya selama aktivitas berlangsung dan dengar baik-baik bila ada respon verbal atau senyuman yang diberikannya.

5.     Gambar atau tempellah sebuah wajah dengan warna warni yang mencolok di atas sehelai piring kertas. Wajah yang dibuat sebaiknya bermimik lucu dan ditempel hanya pada satu sisi. Permainan ini dimulai dengan menunjukkan gambar wajah lalu dibalikkan ke sisi kosong. Lalu balikkan ke sisi yang bergambar sambil berkata ciluk-ba. Variasi permainan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tangan, yang ditutupkan pada wajah anda.

6.     Menjangkau dan mengenggam.
Letakkan bayi pada posisi yang nyaman, di lantai. Taruh sebuah kumparan, sebuah bola dan sebuah kerincingan dalam posisi berjajar. Gerakkan maju benda yang paling kiri, dan lihat apakah si kecil mencoba meraihnya atau menggaruk agar benda tersebut lebih dekat padanya?. Kemudian lakukan hal yang sama untuk benda di sebelahnya. Amati responnya. Terakhir gerakkan benda ketiga dan amati lagi respon si kecil. Apakh si kecil mencoba meraih ketiga-tiganya atau hanya tertarik dengan salah satu benda. Ulangi lagi latihan ini dan beri kesempatan padanya untuk menyentuh dan menggenggam ketiga benda itu bergantian.

7.    Jari-jari tanganku
Pegang telapak tangan kirinya dan sentuhlah ibu jarinya. Katakan, ini jempol, sentuh jari telunjukknya dan katakana ini telunjuk dst.. Kemudian gunakan kedua telapak tangan anda berhadap-hadapan seolah-olah sedang terjadi percakapan antara jari-jari di tangan anda. Mulai berkata-kata dengan posisi jari mengepal. Setiap jari harus muncul atau hilang sesuai dengan kata-kata yang anda ucapkan. Ki berarti kiri dan ka berarti kanan.
Mana jempol?, mana jempol?
(ki) aku disini. (ka) aku disini
(ki) apa kabarmu hari ini?
(ka) aku baik-baik saja
(ki) ayo lari
(ka) ayo lari
Ulangi percakapan di atas untuk setiap kata jari dan kata jempol sesuai dengan jari-jari yang ingin dikenalkan.

==================================================================================

PERMAINAN-PERMAINAN UNTUK BALITA USIA 6 BULAN – 1 TAHUN

1. Bermain air
Saat mandi, biarkan si kecil untuk bermain-main air, siapkan mainan yang tahan air berbentuk-wadah-wadah yang berlainan bentuk. Ajak dia menuangkan air dari satu wadah ke wadah yang lain, tunjukkanlah bahwa air akan mengikuti bentuk wadah yang menampungnya, dan air akan mengalir dari yang lebih tinggi ke yang lebih rendah. Buatlah busa sabun mandinya menjadi lebih banyak, biarlah dia memegangnya dan merasakan kelembutannya, dan bairkan dia bermain-main dengannya.

2. Bermain “saboon dama”
Ajaklah si kecil bermain ke kebun, sambil kita bawa sebuah saboon dama, biarkan dia melihat gelembung-gelembung sabun itu terbang, sambil sesekali cobalah dia untuk merasakan sebuah gelembung tersebut. Untuk usia 1 thn mungkin sudah bisa dicoba untuk meniupkannya. Tak lupa anda pun “sedikit” bercerita bagaimana saboon dama terjadi, atau mengapa dia bisa terbang.

3. Milik siapa ini?
Ambil sebuah sarung tangan ibu, sandal kamar milik ayah dan topi yangs edikit lebih besar dari milik si kecil. Kenakan sarung tangan anda dan lepaskan. Sekarang minta si kecil untuk memasang sarung tangan itu di salah satu tangannya. Jika si kecil tampak membutuhkan bantuan, pasangkan sarung tangan itu di tangannya. Kerjakan sambil mengobrol dengannya. Lakukan berulang kali sampai dia mampu melakukan sendiri.
Pekai sandal kemudian lepaskan lalu, minta si kecil untuk melakukannya juga. Biarkan dia memilih kaki mana yang akan dipakai sandal. Bantulah bila terlihat membutuhkan bantuan, lakukan terus sampai dia merasa bosan. Sekarang pakai topi dan biarkan si kecil melepaskannya dari kepala anda. Apakah setelah melepas, lalu dia memakai topi tersebut? jika tidak mintalah dia untuk memakai topi tersebut, bila dia tampak bingung, coba lakukan kembali langkah ini lebih perlahan agai dia mengerti dan kemudaian mencobanya.
Katakan padanya untuk memakai sandal? Dapatkah dia melakukannya sendiri? Bantulah dia bila dia tampak bingung. Tunjuk topi itu dan minta dia memakainya. Latihlah permainan ini, jangan lupa untuk memberi pujian.

4. Gunting sebuah close up wajah bayi dari majalah atau anda dapat mengambar sendiri. Tunjukkan kepada si kecil. Tunjukkan mata kiri pada gambar dan katakan “mata”. Kemudian sentuhlah mata kiri si kecil dan lanjutkan mata kiri anda lalu katakana “mata”. Lakukan langkah yang sama pada mata kanan, hidung mulut dst.
Sepanjang minggu ini bila ada kesempatan, berikan latihan mengenal bagian-bagian wajah. Jika si kecil tampak bingung berikan pengenalan bertahap. Misalnya, satu hari hanya mengenal mata, kemudian hari berikutnya hidung dst. Gunakan nada suara yang menarik dan sesekali bertepuk tanganlah. Tunjukkan bagian-bagian wajah ini di buku atau majalah sesering mungkin. Minta si kecil menunjukkan mata, hidung, dst. Kemudian minta dia memegang miliknya sendiri atau milik anda.

Sumber : Rumah Fahima

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 16, 2011 in Next Generation

 

Apa Yang Terjadi Bila Kelebihan Cairan Dan Pelumas ?

Apa Yang Terjadi Bila Kelebihan Cairan Dan Pelumas ?

OTOMOTIFNET – Coba perhatikan lebih seksama. Pada beberapa perangkat di mobil ataupun motor yang perlu diisi cairan dan pelumas, pasti ada aturan yang harus dipatuhi. Aturan tersebut jelas tertera pada perangkat-perangkat tersebut.

Batas berapa ukuran minimum dan maksimum (upper dan lower) yang jadi petunjuk dalam pengisan, seperti pada oli mesin, reservoir tank, minyak rem, power steering dan aki.

“Beberapa konsumen walau aturannya sudah jelas, tetap saja ada yang enggak perduli terhadap batasan-batasan tersebut. Padahal bila aturan tersebut tidak diperhatikan, maka akan ada efek negatifnya lo,” kata Ali Sofwan, mekanik bengkel mobil Rapi Motor, di Jl Kemakmuran, Depok yang diamini pula oleh Maman Sugiman, chief instructor lembaga pendidikan mekanik HMTC.

Mau tahu apa jadinya kalau aturan tersebut dilanggar? Monggo disedot Gan!

OLI MESIN
Tak semua mobil ukuran liter oli yang masuk ke mesin sama. Untuk mobil yang jumlah silindernya 4 seperti Kijang Innova, biasanya menggunakan oli sebanyak 4-4,5 liter. Sementara untuk yang bersilinder 6, pemakaian olinya bisa sampai 6 liter.

Takaran jumlah oli yang masuk, tidak hanya berlaku di mobil saja. Mesin motor juga ada ketentuan berapa banyak oli yang mesti diisikan. “Jenis motor bebek dan skutik, biasanya hanya perlu diisikan 800 ml oli. Sementara sport bisa sampai 1 liter lebih sedikit,” ungkap Maman Sugiman, chief instructor lembaga pendidikan mekanik HMTC.

Nah bila memang sudah ada ketentuannya, maka jangan coba-coba memperbanyak oli yang masuk ke mesin. Pasalnya buat mesin motor, akan berakibat selip kopling, putaran mesin jadi berat.

“Bahkan kelebihan bisa bikin oli terhisap masuk ke dalam boks filter udara. Akibatnya, udara bersih yang masuk ke karburator alirannya jadi terganggu. Buntutnya, pemakaian BBM jadi lebih boros,” jelas pria yang akrab disapa Boim ini.

Putaran mesin jadi berat, juga akan timbul bila bak oli mesin mobil diisi berlebih. “Supaya oli yang diisikan ke mesin enggak berlebih, caranya lihat pada permukaan dipstick saat mesin mati. Takaran olinya mesti pada titik upper pada perangkat tersebut,” terang Ali Sofwan.

 

 

 

 

RESERVOIR TANK
Perangkat ini berisi air, yang berguna untuk menambah ekspansi air dingin ke dalam radiator dalam kondisi mesin mobil atau motor hidup. Cara kerjanya saat suhu air dalam radiator naik, maka air dalam tangki reservoir akan mengalir ke dalam radiator. Bila suhu radiator itu sudah menurun, maka air reservoir tank akan balik keasalnya.

Pengisian ke tangki ini juga harus sesuai petunjuk yang sudah ditentukan. “Bila kebanyakan atau bahkan sampai penuh, maka akan menggangu sistem sirkulasi dari reservoir ke radiator. Akibatnya air radiator jadi cepat panas,” terang Ali.

Nah supaya pengisiannya enggak berlebih, perhatikan batas upper pada tangki reservoir. Bila air sudah menyentuh garis tersebut, tandanya sudah cukup.

 

 

 

 

 

MINYAK REM
Pada perangkat master rem di mobil, ada batasannya juga. Dalam pengisian minyak rem, sebaiknya jangan terlalu melebihi batas maksimum. Memang, hal tersebut tak menggangu kinerja pengereman secara keseluruhan.

“Kekawatirannya kalau minyak rem kebanyakan akan tumpah. Itu pula kalau karet penutupnya fungsinya sudah enggak masimal. Nah kalau sudah tumpah lalu tekena bagian mobil, maka lapisan catnya bisa mengelupas,” terang Ali.

POWER STEERING
Sama seperti minyak rem, kelebihan pengisian oli power steering juga tidak berpengaruh pada kinerja perangkat tersebut. Namun tekanan saat power steering bekerja, bisa membuat cairan tersebut mbeleber keluar dari tangki pengisiannya.

Bila dibiarkan, maka bagian yang terlena luberan oli power steering akan terlihat dekil dan jadi kurang sedap dipandang mata. Nah, aturan yang susai adalah pengisian oli power steering harus di posisi upper. Itu bisa dilihat dari tutup tangki power steering. “Pengisiannya dalam kondisi mesin mati ya,” saran Ali.

AIR AKI
Coba tengok sisi depan dari aki mobil. Di bagian tersebut akan terlihat garis dengan tulisan penunjuk lower dan upper level. Nah bila air dalam aki pada posisi lower, sebaiknya lakukan penambahan. Walau tinggal tambah air aki, tapi takarannya jangan melebihi garis upper.

Bila isinya kebanyakan, secara berkala akan membuat kinerja aki jadi kurang maksimal. Maksudnya, aki gak akan bisa maksimal lagi menyimpan listrik dari alternator.

Selain itu, kelebihan pengisian juga akan membuat air aki keluar melalui lubang hawa. Bila cairan yang keluar ini mengenai bodi, maka bisa menimbulkan karat.

 

Sumber:

http://mobil.otomotifnet.com/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 16, 2011 in Paddock

 

10 Lagu Untuk Menilai Kualitas Audio

Untuk mendapat kualitas reproduksi audio terbaik, produsen mobil mulai memanfaatkan para insinyur audio,dengan kemampuan “mendengar” terbaik. Salah satunya adalah Matt Kirsch, kini bekerja untuk General Motors (GM).

Matt telah mengembangkan sistem audio untuk Chevrolet Cruze dan menghabiskan 500 jam lebih setahun untuk mendengar reproduksi suara kagu-lagu, baik vokal, instrumen sampai ke latar panggung.

Tips yang diberikan Matt berikut ini bisa bermanfaat bagi mereka yang suka mendengarkan lagu-lagu melalui audio mobil , terutama yang mengutamakan kualitas reproduksi suara.

Dijelaskan, dengarkan dengan baik dan cermati reproduksi suara yang dihasilkan oleh 10 lagu berikut pada audio mobil Anda. Matt menilai, kesepuluh lagu mempunyak ciri khas yang bisa menentukan kualitas audio mobil.

Berikut ke-10 lagu tersebut
1. Don’t Know Why, Norah Jones.Suara Norah yang natural tepat di depan Anda.
2. Diamonds and Rust, Joan Baez. Vokal yang kuat, dan detail suara instrumen musik menyebar dipanggung
3. No One, Alicia Keys. Kejernihan vokal dan suara latar belakang yang luas.
4. Hotel California, Eagles. Kejernihan dan kedinamisan solo gitar di awal lagu plus kekuatan pukulan drum.
5. Boom Boom Pow, Black Eyed Peas. Ketukan bass bertenaga dan akurat, termasuk pada volume besar.
6. Rock that Body, Black Eyed Peas. Lirik yang jernih dan bersih di antara ketukan bass bertenaga.
7. Hide and Seek, Imogen Heap. Suasana yang menyelimuti lagu, menghasilkan vokal dinamis dan terbuka.
8. He Mele No Lilo, Mark Keali’i Ho’omalu dari film Lilo and Stitch. suasana dan tata panggung dari paduan suara anak-anak, diimbangi ketukan bass bertenaga.
9. Bird on a Wire, Johnny Cash. Kejernihan suara khas Johnny dan gitarnya yang natural.
10. Packt Like Sardines in a Crushd Tin Box, Radiohead. Pukulan kuat bass perkusi dan dentingan drum logam.

 

 

Sumber:

http://live-otomotif.blogspot.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 15, 2011 in Paddock

 

Mengenal Radiator

 

Radiator adalah bagian dari sebuah sistem pendinginan mesin. Jadi, radiator bukan part sebatang kara dalam meredam panas pembakaran bahan bakar.
Sistem pendinginan mesin terdiri dari beberapa part yaitu :

1. Radiator.

Part yang terlihat banyak kisi-kisi atau celah-celah kecil yang tersusun rapi dengan bahan aluminium. Dan biasanya diletakkan di depan mesin.

2. Kipas radiator.

Part yang berfungsi membantu memaksimalkan proses pendinginan radiator. Walaupun radiator dah terbuat dari bahan aluminium yang terbukti baik dalam penyerapan dan pelepasan panas, namun pada suhu tertentu yaitu diatas 80 derajad celcius, sangat memerlukan bantuan pendingin radiator dengan kipas ini, sehingga temperatur mesin dapat di jaga lebih ideal.

3. Water Pump.

Atau disebut pompa cairan radiator, berfungsi mensirkulasikan cairan radiator dari silinder block lalu head untuk mengambil panas lalu cairan masuk ke radiator utk dibuang panasnya.

Pompa ini bekerja terus-menerus selama mesin bekerja, ada yang menggunakan putaran poros engkol atau crankshaft, ada juga meminta putaran noken as atau camshaft, bahkan ada pula yang memakai pompa elektris yang diputar oleh aki.
Pompa air ini menggunakan type pompa sentrifugal yang menggunakan sudu-sudu atau propeler untuk menimbulkan tekanan atau head energy agar dapat bersirkulasi ke seluruh lintasan selang radiator.

4. Thermo Sensor.

Suatu piranti yang membaca suhu cairan yang keluar dari silinder head atau mesin dan akan mau masuk ke radiator. Penempatan ini dimaksudkan agar suhu yang dibaca merupakan suhu panas yang terjadi di silinder head. Pembacaan suhu ini langsung terkoneksi ke speedometer, sehingga pengemudi dapat mengetahui kondisi panas mesin motornya. Bisa terbaca garis-garis tebal, atau juga angka.

5. Thermo switch.

Suatu piranti saklar yang menyambungkan aliran arus baterei ke kipas radiator. Sebagaimana kita tahu di atas bahwa kipas radiator hanya bekerja saat suhu mesin dianggap panas, yaitu saat suhu radiator diatas 100 derajad celcius. Nah termoswitch ini yang mengontrol kapan kipas harus diputar.

6. Thermostat.

Suatu piranti yang mengatur debit aliran cairan radiator antara mesin masih dingin dan panas. Termostat ini berbentuk seperti klep atau lubang pintu, dimana saat suhu mesin dingin, pintu ini terbuka sedikit sehingga cairan radiator yang bersirkulasi sedikit sehingga panas yang ditransfer memang masih sedikit. Namun, saat mesin sudah panas, menghasilkan panas besar, maka termostat akan membuka penuh, sehingga debit aliran maksimal dan proses penyerapan panas pun bisa maksimal.

7. Reservoir tank.

Suatu tempat penampungan cairan radiator cadangan dan overflow dari radiator.

8. Radiator cap.

Tutup radiator ini memiliki pegas klep yang berfungsi saat dingin, membuka masuk sehingga cairan dari tangki cadangan bisa menambah volume yang bersirkulasi di radiator. Namun saat panas, tutup ini akan membuka klep ke arah keluar untuk mengalirkan cairan yang balik ke tangki cadangan.

 

nah, sekarang kita balik ke Radiator, benda ini terdiri dari beberapa pipa kapiler kecil yang tersusun rapi yang bagian luar ditempeli oleh kisi-kisi aluminium.
Sistem ini bekerja memakai prinsip konveksi, konduksi lalu konveksi dan radiasi.
Pertama-tama, cairan akan dipompakan memasuki silinder block lalu naek ke atas silinder head untuk mengambil atau menyerap panas mesin akibat pembakaran. Lalu keluar melalui selang radiator menuju termostat sebagai pengatur debit aliran, lalu melewati termosensor untuk dibaca panas nya, kemudian masuk ke radiator dari sisi atas, kemudian mengalir ke pipa2 kapiler kecil sampai ke bawah.

Panas mesin ini berpindah ke cairan melalui proses konveksi, lalu merambat ke dinding pipa2 kecil radiator dan terjadilah perambatan konduksi ke seluruh kisi-kisi. Lalu dari kisi-kisi akan menyalurkan panas ke udara sekitar, bahkan saat suhu panas, udara akan dipaksa oleh kipas untuk bertumbukan atau bersinggungan dengan kisi-kisi radiator.

Nah. Selama proses diatas berjalan sesuai kerjanya dan cairan dalam keadaan penuh, maka mesin akan bekerja di suhu yang stabil, sehingga menghasilkan power yang maksimal di berbagai kondisi panas mesin.
Apabila tidak, maka akan timbul istilah “overheating” atau panas berlebihan.
Hal ini terjadi karena panas yang dihasilkan oleh pembakaran tidak cepat dibuang keluar.

 

Banyak faktor-faktor pendukung terjadinya overheating ini.

1. Mesin mengalami modifikasi ekstrem dengan rasio kompresi tinggi. Seperti CS1 yg mulanya ber cc 125 menjadi 200cc.. Yang ber-rasio kompresi 10,7: 1 menjadi 15 : 1.
2. Volume air kurang. Bisa di akibatkan karena kebocoran air di sistem pemasangan, volume air yang kurang ini menyebabkan kemampuan menyerap panas kurang.
3. Lubang pipa dalam radiator tersumbat. Hal ini bisa terjadi jika menggunakan air sebagai cairan radiator.. Dikarenakan air terdapat unsur, magnesium, kalium atau kalsium… Sehingga direkomendasikan memakai cairan khusus dari pabrikan yang sudah dilengkapi dengan anti karat dan anti beku.
4. Kipas tidak bekerja atau rusak. Sehingga panas berlebih ini tidak mendapat support pendinginan.

Gejala dan penangulangan Mesin Overhead.

Mesin yang menggunakan radiator, pasti di speedometer dilengkapi penunjukkan level panas mesin. Contoh: Honda CS1 di speedo meter bagian kiri terdapat 6 kotak penunjuk suhu. Motor normal bekerja di garis tiga, dan bila jalanan macet, maka garis akan naek ke garis 4.sehingga kondisi ini akan memutar kipas radiator sehingga radiator akan mendapat support pendinginan dari kipas.
Apabila suhu menunjukkan garis maks atau 6.. Maka itu tandanya mesin Overheating

Cara menanggulanginya :

Matikan mesin, lalu nyalakan kontak (listrik on, tapi mesin off). Hal ini akan menyalakan kipas untuk mendinginkan radiator. Tunggu hingga garis suhu turun sampai ke garis 3, lalu nyalakan mesin dan gunakan seperti biasanya.

 

 

Sumber:

http://live-otomotif.blogspot.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 15, 2011 in Paddock

 

Sistem Kelengkapan Mobil

Bagian kelengkapan mesin ada 6 sistem
1.Sistem Pengapian
2.Sistem Bahan Bakar
3.Sistem Pelumasan
4.Sistem Pendinginan
5.Sistem Pengisian
6.Sistem Starter

 

 

  1. SISTEM PENGAPIAN
a. Accumulator/Baterai : menyimpan Strom
b. Fuseblink/Sikring : pengaman bila terjadi konsleting
c. Kunci kontak/swich kontak
d. Coil : meningkatkan voltage dari 12 V ke 20.000 V
e. Distibutor/Delko : pembagi arus listrik dari koil ke busi
f.  Lotor : pembagi arus listrik di dalam Distributor
g. Vacum Advencer : menyesuaikan kerenggangan Platina sesuai kecepatan putaran mesin
h. Condensator/Kondensor : meredam arus listrik yang masuk ke platina
i. Platina : pemutus dan penghubung arus listrik dalam putaran langkah
j. Busi/Sparkplug : pematik api di dalam ruang bakar
k. KTT/kabel busi : KTT dari Coil ke Delko dan ke Busi

 

  2. SISTEM BAHAN BAKAR
a. Fuel Tank/Tangki bahan bakar : menyimpan bahan bakar
b. Selang Bensin : meyalurkan bahan bakar dari tangki ke Karbulator
c. Filter/Saringan Bensin : menyaring kotoran dari bensin
d. Fuel Pump/Pompa bensin :memompa bensin dari tangki ke Karbulator
e. Filter/Saringan Udara : menyaring udara yang masuk ke karbulator
f. Karbulator : mencampur bensin dan udara menjadi uap bensin
g. Intake Manifold : ruang pengabut uap bensin yang bercampur udara
h. Silinder Blok : ruang bakar di dalam blok mesin

3. SISTEM PELUMASAN
a. Oil Pan/Tanki Oli/Tutup Karter : menyimpan oli/pelumas di dalam panci oli
b. Oil Filter/Saringan Oli ke 1 : menyaring oli pada pompa di dalam panci oli
c. Oil Pump/Pompa Oli : memompa dan menaikan oli di dalam panci oli
d. Oil Hole/Saluran Oli : saluran oli yang ada pada mesin
e. Oil Filter/Saluran Oli ke 2 : saringan oli yang ada pada blok mesin bagian luar

4. SISTEM PENDINGINAN
a. Radiator : tempat proses pendinginan air
b. Fantilator/Kipas : untuk menghisap udara panas pada Radiator
c. Pulley/Puli Kipas : dudukan kipas dan tali kipas
d. Fan Belt/Tali Kipas : meneruskan putaran dari poros engkol
e. Water Pump/Pompa Air : memompa/menyalurkan /mensirkulasikan air
f. Water Jacket/Kantung Air : saluran air yang ada pada blok mesin
g. Thermosstat : pengukur suhu panas mesin dan sebagai katup otomatis
h. Selang Fleksibel/Selang Radiator : Saluran air dari Ladiator ke mesin

5. SISTEM PENGISIAN
a. Alternator/Dinamo Jalan : menghasilkan listrik
b. Regulator/Cut Out : mengtur pengisian Accumulator
c. Ampere Meter : mengatur pengisian voltage pada accumulator
d. Accumulator/Baterai/aki : menyimpan strom/listik(power)

 

6. SISTEM STARTER
a. Accumulator/Baterai/Aki
b. Kunci Kontak/Swich Kontak
c. Motor Starter/Dinamo Starter

Sumber:

http://live-otomotif.blogspot.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 15, 2011 in Paddock